PKBI DIY: Berjuang untuk Hak Kesehatan Reproduksi & Seksual
Kamis, 9 Sep 2010
Jajak Pendapat

Menurut anda, situs ini bagaimana?

Biasa
Lumayan
Bagus
Jelek
http://swaranusa.net
Editorial
2
2

26 Oct 2009

Pekerjaan Berat Menanti

Dilantiknya Dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, DR.PH, sebagai Menteri Kesehatan RI dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, memberikan harapan baru dalam agenda penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia. Setidaknya, manakala melihat pengalaman dan keterlibatannya dalam program penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia.

Lihat saja, misalnya, keterlibatannya sebagai konsultan di Badan PBB maupun lembaga donor internasional, hampir semuanya dalam isu HIV dan AIDS. Pengalaman ini tentu akan sangat mempengaruhi kebijakan-kebijakannya dalam agenda penanggulangan HIV dan AIDS empat tahun ke depan.

Potensi kepedulian dengan demikian sudah cukup memadai dalam diri Menteri Kesehatan. Yang penting untuk kita lakukan saat ini, memberikan berbagai informasi dan data lapangan mengenai perkembangan dan agenda penanggulangan HIV dan AIDS yang sudah dilakukan selama ini. Penyediaan informasi dan data ini menjadi sangat penting bagi Menteri Kesehatan, untuk bisa mendapatkan informasi yang tidak saja bersumber dari dokumen-dokumen resmi yang tersedia di Departemen Kesehatan.

Informasi dan data perkembangan yang bersumber dari lapangan, dari mereka yang positif, berada dalam wilayah rentan, maupun para aktivis HIV dan AIDS, tentu saja akan memiliki nuansa yang berbeda, gambaran dinamika yang berbeda, dibandingkan dengan dokumen resmi yang tersedia.

Langkah lain, yang juga strategis, aktivis penanggulangan HIV dan AIDS, sudah harus segera mengagendakan pertemuan langsung dengan Menteri Kesehatan, untuk bisa menyampaikan perkembangan penanggulangan HIV dan AIDS secara nasional, persoalan-persoalan yang selama ini muncul di lapangan dan membantu Menteri Kesehatan untuk mengambil kebijakan progresif dalam rencana penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia.

Dengan langkah-langkah ini, Menteri Kesehatan akan mengetahui pekerjaan-pekerjaan yang mestinya segera diambil berkaitan dengan penanggulangan HIV dan AIDS. Agenda dalam sisi pencegahan maupun dalam wilayah CST, yang sampai saat ini masih sering compang-camping, dan seringkali hanya karena soal yang remeh temen, dan tidak selayaknya terjadi. Misalnya, kasus tertahannya petikemas, di Bandara Soekarno Hatta, karena urusan kepabeanan. Diskriminasi yang masih seirng muncul di kalangan provider kesehatan terhadap mereka yang positif maupun dalam wilayah rentan.[]

[Administrator Web]

2
Arsip Editorial
2
News Flash

IDAHO 2009

Jaringan LGBTIQ Yogyakarta akan menggelar Diskusi Publik dengan tema "Dukungan Orang Tua LGBTIQ" pada taJumat, 15 Mei 2009 jam 13.00 di Gedung PWNU DIY, Jl. MT. Haryono 40/42 Yogyakarta. Hadir sebagai pembiara Dra. Ira Paramastri, MSi (Fakultas Psikologi UGM) dan Orang Tua LGBTIQ. Selain diskusi publik, ada pula pameran foto, aksi damai, dan panggung keberagaman yang merupakan rangkaian peringatan International Day Against Homophobia (IDAHO) 2009 "Jangan Ada Kekerasan Dalam Keberagaman

Youth Forum Yogyakarta Adakan Hearing

Untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi remaja, Youth Forum Yogyakarta akan mengadakan dengar pendapat dengan Pengurus Harian Daerah (PHD) PKBI DIY, besok (7/4). Mereka akan diterima oleh Awang Trisnamurti, Sekretaris PHD dan Mukhotib MD, Direktur Pelaksana Daerah, di Gazebo PKBI DIY Taman Siswa, Yogyakarta

Diseminasi Kantor Berita Swara Nusa Biro Bali

Besok, 7 April 2009, dilakukan Desiminasi dan Komitmen Narasumber Ahli Kantor Berita Swara Nusa Biro Bali. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Kantor Biro Swara Nusa Bali, dan diikuti oleh para narasumber ahli dari berbagai disiplin dan sektor. Sebelumnya, telah dilakukan kegiatan yang sama, pada tanggal 3 April 2009, di Biro Nusa Tenggara Barat dan Biro Jawa Tengah. "Responnya cukup baik," kata Farid Husni, Kepala Biro Jawa Tengah

Training Jurnalistik PKBI Cabang Bantul

Pada tanggal 10 Januari 2009, PKBI Cabang Bantul akan mengadakan pelatihan jurnalistik untuk para pengelola Koran Desa sebagai salah satu media komunikasi kesehatan reproduksi dan seskual, dan menumbuhkan solidaritas gerakan sosial. Menurut Yanuar, Direktur Pelaksana Cabang PKBI Cabang Bantul, kegiatan ini selain sebagai bagian dari strategi pengembangan kapasitas relawan, juga memiliki nilai strategis, karena efektif sebagai media pembelajaran bagi warga desa dalam menyampaikan kepentingan-kepentingan mereka. "Pelatihan akan dipandu langsung oleh Mukhotib MD, Direktur Pelaksana Daerah PKBI DIY," kata Yanuar

Workshop Ahli Pengembangan Training Center

Tanggal 10 Juni 2008, akan dilaksanakan Workshop Ahli Pengembangan Training Center PKBI DIY. Akan hadir dalam workshop ini para pakar pelatihan dan akademisi, seperti Roem Topatimasang, Lies Marcoes, Rondang Pasaribu dan Drs. Asri. Dengan hadirnya para pakar ini, diharapkan, akan bisa menghasilkan rumusan konsep pengembangan Training Center PKBI DIY. Menurut Mashooroel, Koordinator Program Pengembangan Media dan Pelatihan (PMP), melalui Training Center, PKBI akan mempengaruhi cara pandang masyarakat mengenai problem kesehatan reproduski dan seksual [hiv dan aids], yang nantinya akan mampu mendorong perubahan strategi pada level pelaksanaan program

http://.

http://.

http://.

PKBI DIY, Jl. Tentara Rakyat Mataram JT I/705 Yogyakarta, 55231
Phone/Fax: +62 274 586767/+62 274 513566
E-mail: office@pkbi-diy.info
Web:
www.pkbi-diy.info