PKBI DIY: Berjuang untuk Hak Kesehatan Reproduksi & Seksual
Kamis, 9 Sep 2010
Jajak Pendapat

Menurut anda, situs ini bagaimana?

Biasa
Lumayan
Bagus
Jelek
http://swaranusa.net
Essay
2
2

Abrosi dalam Bingkai Jurnalisme Legal-Formal

Bertahun sudah saya membaca Tempo. Bahkan, ketika saya mengikuti tes calon reporter majalah kampus di Yogyakarta, dan ditanya majalah apa yang paling sering dibaca, saya menjawab Tempo. Tetapi saya benar-benar merasakan bagaimana jargon Tempo, 'enak dibaca', baru kali ini, saat membaca tulisan rubrik investigasi (Edisi 11-17 Mei 2009). Sebuah laporan mengenai aborsi, prosesi yang begitu sulit untuk diambil keputusannya, tetapi begitu enak diceritakan. Begitu nyaman. Bisa dibaca sambil bergelak tawa, di sela-sela minum kopi dan disambi menonton televisi.

selengkapnya

Cyber Sex

Seiring dengan berkembangnya jaman, internet menjadi salah satu alternative/ pilihan baru untuk memuaskan hasrat kita dalam seks yang dikenal dengan cyber sex.

selengkapnya

“ Seks? Auk… ah… elap”

Temen-temen remaja mungkin sering ngomong seperti itu, ketika temen–temen sedang membicarakan masalah seksualitas dengan teman sendiri, saudara, ataupun orang tua sendiri. Sebenarnya hal ini sangat penting dan baik bagi perkembangan kita (maksudnya penting dalam arti untuk informasi dan pedoman). Selain itu berbagi masalah (tukar pikiran, ngobrol dll) seputar seks itu juga dapat membantu temen-temen remaja ketika temen-temen memiliki keluhan dengan seksualitasnya, kurang mengerti seputar seksualitas, bahkan ingin tahu caranya agar temen-temen menghindarkan diri agar tidak tertular Infeksi Menular Seks (IMS) dan sebagainya. Nah, dengan terbuka dengan orang lain, tentu orang tersebut dapat (sebisa mungkin) mencarikan solusi ataupun jalan keluar terbaik atas masalah temen-temen tersebut.

selengkapnya

Siapa sich Remaja itu?

Banyak orang yang bilang usia remaja itu adalah usia yang paling menghebohkan dibanding usia-usia lainnya. Ada yang bilang masa remaja sebagai masa pemberontakan, masa pancaroba, dan seterusnya. Banyak orang tua mulai khawatir saat anak-anaknya memasuki usia remaja, seolah citra yang melekat pada remaja ini adalah keras kepala, tidak mau diatur, dan susah diajak bicara. Tapi ada juga lho yang bilang kalau justru masa remaja inilah masa-masa produktif. Memang masa remaja ini adalah masa yang paling penting. Secara fisik dan psikis remaja berada dalam masa perkembangan paling cepat dibanding lainnya.

selengkapnya

Aku Ingin Karena Aku Bisa

“Kenapa hari ini aku sial banget sih? Pagi – pagi aja udah belibet cari kaos kaki yang cuma ada satu, lalu sekarang ketinggalan angkot! Ugh…”

selengkapnya

Pendidikan Kesehatan Reproduksi

Usia remaja adalah usia yang kritis. Secara biologis alat reproduksi remaja sudah mencapai kematangan (sudah mengalami mimpi basah untuk laki-laki dan sudah menstruasi untuk perempuan). Artinya mereka sudah mampu aktif secara seksual. Tetapi norma-norma sosial dan agama membatasi aktualisasi potensi itu sampai masuk ke jenjang pernikahan. Masa ini masa yang potensial tetapi terlarang melakukan aktualisasi potensi seksual tersebut seiring dengan makin dininya awal kematangan alat reproduksi (dibawah lima belas tahun) dan naiknya rata-rata usia pernikahan pertama (di atas 20 tahun). Mereka dituntut untuk mengendalikan dorongan seksualnya selama masa tersebut. Pengendalian seperti ini memang sangat diperlukan. Dari sudut pandang agama, pengendalian seperti ini dimaknai sebagai wujud ketakwaan pada Tuhan. Sementara dari sudut pandang kesehatan reproduksi, menghindari seks pra-nikah adalah cara terbaik untuk mencegah penularan infeksi menular seksual dan kehamilan tidak dikehendaki.

selengkapnya

KIMCIL: Ketika Bunga Layu Sebelum Berkembang

“Cie, kamu mau cari Kimcil ya?”… Itulah pertama kalinya aku dengar kata ’kimcil’. Sempet aku berfikir kalau  ‘kimcil’’ itu sejenis masakan Korea yang dibikin dari sawi yang difermentasikan..Ha…ha…,yupp…aku kira ‘kimcil’’ itu ‘Kimci’… tapi ternyata perkiraanku itu justru jadi bahan ketawaan orang.

selengkapnya

Cuma Punya Satu

Pemanasan global, mungkin kedua kata tersebut sudah sering kita baca. Entah membaca di media massa, di media elektronik ataupun poster-poster di pinggiran jalan. Pemanasan global memang topik yang sedang hangat untuk diperbincangkan akhir-akhir ini.

selengkapnya

Kespro Masuk Mulok

Banyak remaja kota kini semakin berani buat ngelakuin hubungan seksual pranikah. Hasil ini berkaitan banget dengan hasil sebuah penelitian, bahwa10-12% remaja di Jakarta mempunyai pengetahuan seks yang sangat rendah. Ini mengisyaratkan pendidikan seks buat anak dan remaja perlu diberikan secara intensif, baik di sekolah atau di rumah.

selengkapnya

Politik Uang

“Kenapa kelihatan gelisah, Pak?” Tanya Ninda setelah lama memperhatikan bapaknya, Kliwon mondar-mandir di teras rumahnya. Sesekali duduk, sebentar kemudian berdiri, melangkah perlahan, lalu duduk kembali. Ninda yang memperhatikan saja, sudah merasa lelah. Tetapi, Kliwon masih terus melakukannya berulang-ulang.

selengkapnya

2
Arsip Essay
2
News Flash

IDAHO 2009

Jaringan LGBTIQ Yogyakarta akan menggelar Diskusi Publik dengan tema "Dukungan Orang Tua LGBTIQ" pada taJumat, 15 Mei 2009 jam 13.00 di Gedung PWNU DIY, Jl. MT. Haryono 40/42 Yogyakarta. Hadir sebagai pembiara Dra. Ira Paramastri, MSi (Fakultas Psikologi UGM) dan Orang Tua LGBTIQ. Selain diskusi publik, ada pula pameran foto, aksi damai, dan panggung keberagaman yang merupakan rangkaian peringatan International Day Against Homophobia (IDAHO) 2009 "Jangan Ada Kekerasan Dalam Keberagaman

Youth Forum Yogyakarta Adakan Hearing

Untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi remaja, Youth Forum Yogyakarta akan mengadakan dengar pendapat dengan Pengurus Harian Daerah (PHD) PKBI DIY, besok (7/4). Mereka akan diterima oleh Awang Trisnamurti, Sekretaris PHD dan Mukhotib MD, Direktur Pelaksana Daerah, di Gazebo PKBI DIY Taman Siswa, Yogyakarta

Diseminasi Kantor Berita Swara Nusa Biro Bali

Besok, 7 April 2009, dilakukan Desiminasi dan Komitmen Narasumber Ahli Kantor Berita Swara Nusa Biro Bali. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Kantor Biro Swara Nusa Bali, dan diikuti oleh para narasumber ahli dari berbagai disiplin dan sektor. Sebelumnya, telah dilakukan kegiatan yang sama, pada tanggal 3 April 2009, di Biro Nusa Tenggara Barat dan Biro Jawa Tengah. "Responnya cukup baik," kata Farid Husni, Kepala Biro Jawa Tengah

Training Jurnalistik PKBI Cabang Bantul

Pada tanggal 10 Januari 2009, PKBI Cabang Bantul akan mengadakan pelatihan jurnalistik untuk para pengelola Koran Desa sebagai salah satu media komunikasi kesehatan reproduksi dan seskual, dan menumbuhkan solidaritas gerakan sosial. Menurut Yanuar, Direktur Pelaksana Cabang PKBI Cabang Bantul, kegiatan ini selain sebagai bagian dari strategi pengembangan kapasitas relawan, juga memiliki nilai strategis, karena efektif sebagai media pembelajaran bagi warga desa dalam menyampaikan kepentingan-kepentingan mereka. "Pelatihan akan dipandu langsung oleh Mukhotib MD, Direktur Pelaksana Daerah PKBI DIY," kata Yanuar

Workshop Ahli Pengembangan Training Center

Tanggal 10 Juni 2008, akan dilaksanakan Workshop Ahli Pengembangan Training Center PKBI DIY. Akan hadir dalam workshop ini para pakar pelatihan dan akademisi, seperti Roem Topatimasang, Lies Marcoes, Rondang Pasaribu dan Drs. Asri. Dengan hadirnya para pakar ini, diharapkan, akan bisa menghasilkan rumusan konsep pengembangan Training Center PKBI DIY. Menurut Mashooroel, Koordinator Program Pengembangan Media dan Pelatihan (PMP), melalui Training Center, PKBI akan mempengaruhi cara pandang masyarakat mengenai problem kesehatan reproduski dan seksual [hiv dan aids], yang nantinya akan mampu mendorong perubahan strategi pada level pelaksanaan program

http://.

http://.

http://.

PKBI DIY, Jl. Tentara Rakyat Mataram JT I/705 Yogyakarta, 55231
Phone/Fax: +62 274 586767/+62 274 513566
E-mail: office@pkbi-diy.info
Web:
www.pkbi-diy.info