Welcome

Survey Genre Camp 2016 : Pemetaan Kebutuhan Media dan Peningkatan Kapasitas

Survey Genre Camp 2016 : Pemetaan Kebutuhan Media dan Peningkatan Kapasitas

Survey Genre Camp

PKBI DIY bekerjasama dengan BKKBN menyelenggarakan Genre Camp, Camp remaja sebagai ruang ekspresi dan peningkatan kapasitas bagi remaja sebagai agen perubahan dan generasi berencana. Genre Camp dilaksanakan pada 26-27 Agustus 2016. Pada kegiatan tersebut dilakukan survey untuk melakukan pemetaan kebutuhan media dan juga peningkatan kapasitas. Peserta Genre Camp berasal dari Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo dan Kota. Total responden sebanyak 87 orang dengan jumlah responden laki-laki sebanyak 33 orang dan perempuan 54 orang. Umur responden mulai dari 14 tahun sampai 26 tahun dengan responden paling banyak berumur 16 tahun sebanyak 41,4%.

Hasil

Sumber dan Kanal informasi

Sebanyak 95,4% responden pernah berdiskusi atau membicarakan kesehatan reproduksi. Sumber informasi kespro didapat paling banyak dari guru yaitu 71,3% disusul informasi dari teman sebanyak 66,7% dan responden yang mendapat informasi kesehatan reproduksi dari orang tua sebanyak 43,7%. Sekolah dan lingkungan remaja bergaul memiliki posisi penting dalam pemberian informasi eksehatan reproduksi untuk remaja.

Sebanyak 79,3% responden mendapat informasi melalui seminar atau penyuluhan dan terdapat 83,9% responden yang mendapat informasi kesehatan reproduksi melalui kanal media. 43,7% responden mendapat informasi kespro melalui web tetapi hanya 9,2% responden yang mendapat informasi dari twitter.

Di era digital ini, sumber informasi online memiliki peranan yang sama penting dengan kegiatan tatap muka. Sebanyak 66,7 % responden menginginkan memperoleh informasi melalui kanal website resmi dan sebanyak 65,5% menginginkan informasi dari media sosial.

Jenis Informasi

Informasi kesehatan reproduksi yang sudah didapat oleh responden paling banyak adalah informasi HIV dan AIDS (88,5%) tetapi hanya 39,1% responden yang sudah mendapatkan informasi tentang orientasi seksual dan informasi yang paling sedikit didapat responden adalah tentang komunikasi asertif (25,3%).

Minimnya informasi tentang komunikasi asertif membuat 42,5% remaja meminginkan untuk mendapat informasi tentang topic tersebut, sebanyak 39,5% responden membutuhkan informasi tentang IMS dan 36,8% responden membutuhkan informasi tentang orientasi seksual.

Kebutuhan peningkatan keahlian

Kapasitas yang paling banyak diinginkan dimiliki oleh remaja adalah publick speaking (74,4%) kemudian kapasitas konseling (67,4%).

Remaja memiliki keinginan besar untuk memiliki keahlian yang berguna untuk dirinya maupun untuk membantu sesama dan melakukan advokasi.

Riset Centre PKBI DIY 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *