5 Mitos Tentang IMS

5 Mitos Tentang IMS

mitos-imsMitos merupakan kisah atau berita yang bereda luas di masyarakat tetapi belum terbukti kebenaranya, tidak sedikit mitos yang berkaitan dengan kesehatan seksual dan reproduksi salah satunya tentang IMS ( Infeksi Menular Seksual). Berikut ini 5 Mitos tentang IMS di masyarakat:

  1. IMS dapat dicegah dengan suntik antibiotik secara rutin.
    • suntikan antibiotik tidak pernah dapat mencegah penularan IMS , tetapi hanya dapat mematikan kuman yang mungkin ditularkan pada waktu berhubungan seks. Dosis antibiotik yang disuntikkan biasanya hanya cukup untuk menyembuhkan satu jenis IMS dan tidak dapat untuk menyembuhkan IMS yang lain.
  2. IMS dapat diobati dengan minum supertetra, binotal atau antibiotik.
    • setiap IMS hanya dapat diobati dengan antibiotik khusus, sehingga antibiotik untuk GO akan berbeda dengan antibiotik Klamidia. Dengan demikian minum antibiotik yang tidak tepat maka penyakit tidak akan sembuh dan bahkan akan semakin kebal dan semakin sulit disembuhkan.
  3. IMS dapat dilihat melalui mata
    • gejala IMS terutama pada wanita akan terjadi di bagian dalam vagina sehingga tidak dapat di lihat oleh orang yang terinfeksi maupun pasangan.
  4. IMS dapat dicegah dengan mencuci alat kelamin.
    • tidak ada sabun atau desinfektan apapun yang dapat mencegah IMS. Pada perempuan mencuci bagian dalam vagina akan mempertinggi¬† resiko terkena vaginitis atau keputihan.
  5. Minum antibiotik sebelum hubungan seks akan mencegah penularan IMS.
    • penularan IMS tidak dapat di cegah dengan minum antibiotik, karena pengobatan dengan antibiotik pada setiap jenis IMS akan berbeda- beda¬† dan tentunya antibiotik yang dimakan bukan sebagai pencegah penularan IMS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *