Welcome

Gender dan Kekuasaan

Gender & Kekuasaan Gender bisa diartikan sebagai ide dan harapan dalam arti yang luas yang bisa ditukarkan antara laki-laki dan perempuan, ide tentang karakter femini dan maskulin, kemampuan dan harapan tentang bagaimana seharusya laki-laki dan perempuan berperilaku dalam berbagai situasi. Ide-ide ini disosialisasikan lewat perantara keluarga, teman, agama dan media. Lewat perantara-perantara ini, gender terefleksikan […]

Pengarusutamaan Gender (Gender Maintreaming)

Pemerintah RI pada tahun 1984 sudah merativikasi Konvensi Perempuan yang dikenal dengan nama CEDAW (Convention for the Elimination of Discrimination Against Women) yakni konvensi anti-diskriminasi terhadap perempuan. Dengan adanya CEDAW, menjadi bukti bahwa sejak 1979 PBB telah mengakui hak asasi perempuan. Bahkan secara tegas tanggal 20 Desember 1993, PBB telah mengeluarkan Deklarasi Penghapusan Kekerasan Terhadap […]

Peran Gender dan Pembakuan Peran Gender

Peran gender adalah peran laki-laki dan perempuan yang dirumuskan oleh masyarakat berdasarkan polarisasi stereotipe seksual maskulinitas-feminitas. Misalnya peran laki-laki ditempatkan sebagai pemimpin dan pencari nafkah karena dikaitkan dengan anggapan bahwa laki-laki adalah makhluk yang lebih rasional, lebih kuat serta identik dengan sifat-sifat superior lainnya—dibandingkan dengan perempuan. Pembakuan peran gender adalah ketika peran gender tersebut di […]

Sejarah TDoR (Transgender Day of Rememberance)

Transgender Day of Rememberance (TDoR) merupakan sebuah peringatan yang dilaksanakan pada 20 November di setiap tahunnya, untuk mengenang orang-orang yang meninggal karena kekerasan yang diakibatkan Transphobia di masyarakat, atau memperoleh kekerasan karena keberadaannya sebagai orang Trans*. Tidak hanya bagi mereka dengan identitas Trans*, TDoR juga digunakan untuk mengenang mereka yang mengalami kekerasan karena memperjuangkan hak-hak […]

Asal-usul Budaya Patriarki

Mengapa kaum perempuan masih dianggap sebagai warga negara kelas dua? Mengapa mereka terpasa harus memilih antara menjadi ibu yang “baik” atau menjadi wanita (pemburu) karir yang “hanya mementingkan diri sendiri”? Mengapa kapasitas untuk melahirkan anak membatasi rentang pilihan yang tersedia bagi kaum perempuan, sementara kapasitas untuk menghasilkan anak tak membatasi kaum lelaki? Anggapan bahwa perempuan […]

Proses Sosialisasi Gender dan Seksualitas Laki-laki dan Perempuan

Proses Sosialisasi Gender dan Seksualitas Laki-laki dan Perempuan Sebelum tahun 1950-an, seksualitas merupakan area kajian yang didominasi disiplin biologi dan psikologi. Dalah Kinsey yang mula-mula memasukkan seksualitas dalam kajian sosial (golombok & Fivursh 1994 : 137 – 139). Sejak saat itu, seksualitas masuk dalam wilayak kajian ilmu-ilmu sosial. Van haren (1999 : 15) dan Moore […]

Ketimpangan Gender dalam Dimensi Ekonomi

Konstruksi sosial yang menempatkan wanita dalam struktur subordinat dalam sektor tertentu, telah menjadi penghalang utama bagi wanita untuk memperoleh kesempatan yang lebih baik.[1] Struktur yang timpang, yang menempatkan laki-laki pada ujung yang satu dan wanita pada ujung yang lain suatu garis vertikal, telah mempedakan wilayah-wilayah ekspresi dimana wanita dan laki-laki terlibat. Perbedaan pekerjaan semacam ini […]

Ketimpangan Gender Dalam Dimensi Budaya

Kecenderungan laki-laki diorientasikan kebidang publik dan wanita kebidang domestik telah memproduksi ketimpangan kekuasaan antara kedua jenis kelamin.[1] Wanita lebih bertanggung jawab terhadap keluarga dan segala kegiatan yang berkaitan dengan rumah tangga, seperti pengasuhan anak. Laki-laki terlibat langsung dalam bidang ekonomi dan politik (sebagai kegiatan publik) yang dianggap sebagai institusi utama dalam masyarakat modern.[2] Dalam proses […]